Kabar Benteng

Gengster Berulah di Cipondoh Warga Resah

Segerombolan orang tak dikenal yang menyerang warga di Jalan Poris Indah Raya, Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh Minggu, (23/8) membuat masyarakat resah. Warga meminta polisi menindak tegas mereka agar kejadian serupa tak kembali terulang.

Insiden penyerangan ini terjadi sekira pukul 05.00 WIB di depan salah satu rumah makan. Aksi mereka terekam oleh kamera pengawas rumah makan tersebut.  Nampak, seorang warga sedang duduk di bangku rumah makan tersebut tiba-tiba datang segerombolan anak muda menggunakan motor. Kemudian salah satu anggota turun dari motor dan langsung menyerang warga menggunakan celurit. Beruntung warga dapat terhindar dari sabetan celurit. Dia pun selamat dengan melarikan diri.

Pemilik rumah makan sekaligus saksi mata, Hafid mengatakan kalau yang diserang tersebut adalah karyawannya yang bernama Bayu (18). “Jadi itu dari arah Sipon lewat ke sini, ngeliat karyawan saya duduk di depan kan mau di sabet pake celurit,” ujarnya kepada Satelit News, Senin, (24/8).

Satelit News tidak bertemu dengan Bayu lantaran dia sedang tidak ada di lokasi. Meski demikian, menurut pengakuan Bayu, kata Hafid karyawannya tidak mengenali para pelaku penyerangan tersebut.

“Emang begitu kan kalau gengster mah. Dia kan asal dapet orang aja main bacok- bacok aja. Karyawan emang gak tau apa-apa dia lagi makan kerupuk tiba-tiba dia mau disabet kan dia jatuh langsung lari, bisa lolos,” ungkapnya.

Hafid memperkirakan ada sekitar 30 pemuda saat itu, mereka berkonvoi. Diakui Hafid sebelum menyerang Bayu, para pemuda tersebut sempat menyerang warga lainnya.  “Saya sudah telepon ke karyawan ada gengster karena saya liat kan dia juga sempet nyerang warga di Sipon,” jelasnya. Sejauh ini kata, Hafid dirinya belum membuat laporan ke polisi lantaran tidak ada korban dalam kejadian ini.

“Mau buat laporan kan nggak ada korban. Makannya saya sebar kan videonya ke grup RT tadi pagi eh malah viral,” ujarnya. Dia berharap pihak kepolisian dapat menindak tegas pelaku karena telah meresahkan warga.

“Takutnya kan ada korban jatuh kan lebih baik langsung ditindak hal yang seperti ini seharusnya jadi perhatian polisi nggak usah pake laporan lagi,” tegasnya. Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin mengatakan sejauh ini pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut.  “Kita lagi lidik. Kita lagi telusuri dimana TKP nya, siapa yang ketemu,” ujarnya. Namun demikian untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali, dirinya telah mengistruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan di wilayah sekitar.  “Iya tetap kita patroli kota cegah supaya kedepan tidak terjadi lagi,” pungkasnya.