Budaya Benteng

Mengenal Rumah Tua di Karawaci Tangerang

Rumah tua berarsitektur China-Belanda yang diperkirakan dibangun pada awal abad 18 oleh Letnan China Oey Djie San yang saat itu menguasai perkebunan di Karawaci singkatan dari “Kampung Rawa Cina” seperti rumah yang tidak bertuan.

https://scontent.fcgk18-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/117968481_1308910576116771_3135953035876865330_n.jpg?_nc_cat=103&_nc_sid=a26aad&_nc_eui2=AeGrkDYRe1sgbK3gvGP6y4BL5ZBF8H5YCUnlkEXwflgJSTWoNWBRSbZOtHZqqTJM8Ek&_nc_ohc=mIkSxH19mM0AX95WR2U&_nc_ht=scontent.fcgk18-1.fna&oh=4b7a83a643b3f23c148a8f502a071018&oe=5F6CF26A

Namun jejak sejarah cikal bakal masyarakat China Benteng serta keberadaan tuan tanah yang menguasai separuh perkebunan karet di Tangerang dapat terekam jejaknya.Jejak rumah bernilai sejarah di Jalan Imam Bonjol, RT 04/03, No 142, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, kini tinggal kenangan.

https://scontent.fcgk18-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/118002345_1308910616116767_3915167672399463482_n.jpg?_nc_cat=101&_nc_sid=a26aad&_nc_eui2=AeEltiVCrOrSODye_Zms4Ms84umPeOPbGMDi6Y9449sYwKRtIf2xglb3icI9yqlmSqw&_nc_ohc=NyS_PAXQY6cAX_sylOo&_nc_ht=scontent.fcgk18-1.fna&oh=b9ea98b751d6155fd2710ffc2e95e03d&oe=5F6D4A8A

Pembuatan film Si Pitung yang sempat mempergunakan rumah tersebut, seharusnya jadi saksi sejarah bagi anak zaman now. Karena realita dan fisik akan lebih mengena dijabarkan selain cerita-cerita belaka. Di mana rumah megah tersebut merupakan awal muasal berkembangnya masyarakat China Benteng di Tangerang.

https://scontent.fcgk18-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/117875694_1308910782783417_7663386261712409660_n.jpg?_nc_cat=101&_nc_sid=a26aad&_nc_eui2=AeEadXGRXDs2Uc7iwH5jxdfE9i5HNQWVFUT2Lkc1BZUVRB4lGrtynSq8BduGTLPDeTQ&_nc_ohc=tsYesGrzQpwAX_sxiH6&_nc_ht=scontent.fcgk18-1.fna&oh=9ed4cb8716970c07fa232827e2a37810&oe=5F6C22FD

Wawan dari Pro Benteng teringat ketika bersekolah dulu setiap pulang dan pergi bersekolah saya selalu melewati rumah tua itu dan selalu menikmati keindahan arsitektur klasik yang di tampilkan rumah tua itu dari angkutan umum yang saya tumpangi. Namun, kini nostalgia masa perjalanan pulang pergi sekolah yang dulu selalu memikat mata ini sudah hilang.

https://scontent.fcgk18-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/118194072_1308910829450079_7596996253348092079_n.jpg?_nc_cat=105&_nc_sid=a26aad&_nc_eui2=AeHXtFxN5knxx299A4JLng2BoNLJYbARJNmg0slhsBEk2Z2Jnu8WvMOwRgxDyVi9C-A&_nc_ohc=Ck44dQ2GYWEAX9n7B-i&_nc_ht=scontent.fcgk18-1.fna&oh=d4b9914869f69b83dcdb561e4bfc790f&oe=5F6C69E4

Kini tak ada lagi rimbun pohon yang memberikan suasana asri ketika saya melewati daerah itu. Kini tak ada lagi kini patung singa yang berdiri gagah di depan rumah itu yang seolah olah ingin menerkam siapa saja yang datang ke rumah itu.

https://scontent.fcgk18-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/117714983_1308910866116742_6177398837067554789_n.jpg?_nc_cat=101&_nc_sid=a26aad&_nc_eui2=AeGEpX2QtiRzqIfgrvqeVujWC2pwg2o3XaQLanCDajddpDBul4cGRcfbFsuRaXSh_Ck&_nc_ohc=M9g9ss_oTA8AX95Oygu&_nc_ht=scontent.fcgk18-1.fna&oh=a2601ab4f8fb6c05a07890b384d351f0&oe=5F6E4F61

Dan kini tak ada lagi lapangan sepak bola di pelatarannya yang dulu sering saya saksikan anak-anak nelayan bermain bola dengan riang nya di tempat itu.Kini tak akan pernah ada lagi kini bangunan tua itu, tak akan pernah ada!Kini yang tampak jelas di depan mata saya adalah sebuah bangunan besar food fast lengkap dengan palang besarnya.

https://i1.wp.com/b.zmtcdn.com/data/pictures/8/7413438/840d6821df0deb2eb12f055df18a24d7.jpg?w=640&ssl=1