Kabar Benteng

Pengemudi Avanza Seruduk Gerobak Nasgor & RS Assobirin di Serpong Ternyata Kena Serangan Jantung

Pengemudi mobil Avanza dengan nopol B 1069 PRV yang menyeruduk gerobak nasi goreng di pinggir Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (10/11/2020) malam, tewas usai dilarikan ke rumah sakit.

 Bukan karena kecelakaan yang dialaminya, pengemudi bernama Tamziz Taryadi, 50 itu menghembuskan nafas terakhirnya akibat sakit yang dideritanya.

“Iya (benar) meninggal. Dia (korban) punya riwayat penyakit jantung,” jelas Kanit Laka Satlantas Polres Tangsel Iptu Dady Arsha saat dihubungi, Rabu (11/11/2020). 

Kepada Tangerangnews, ia pun menuturkan bahwa dugaan insiden kecelakaan itu terjadi juga karena penyakitnya tersebut. 

“Itu nabrak gerobak. Dia (korban) kena serangan jantung. Almarhum wafat di RS Asshobirin,” katanya. 

Akibat kecelakaan tersebut, gerobak nasi goreng yang berada di pinggir jalan tersebut mengalami kerusakan. Beruntung, si pedagang berhasil menghindar sehingga tak tertabrak.

Mobil itu terhenti setelah menabrak jembatan penyebrangan hingga bagian depannya ringsek.

Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, mobil Avanza dengan nopol B 1069 PRV berwarna putih menyeruduk gerobak nasi goreng yang berada di pinggir Jalan Raya Serpong,  Tangerang Selatan, Selasa (10/11/2020) malam. 

Insiden tersebut pun sontak membuat terkejut mereka yang berada di sekitar lokasi. Seperti yang diungkapkan Anan, salah satu penjaga warung kelontong yang berada di sekitar lokasi. 

“Nabrak tukang nasi goreng. Posisinya saya lagi ngelayanin. Tiba-tiba ada suara ‘Jedur’ gitu,” ujar Anan kepada Op Media. 

Akibatnya, baik gerobak nasi goreng maupun mobil tersebut mengalami kerusakan di bagian depan lantaran menghajar jembatan penyebrangan orang.

Beruntung, saat insiden terjadi tak ada pelanggan yang sedang makan di tempat. 

“Tukang nasi goreng lagi duduk. Alhamdulillah selamat. Tidak ada yang makan,” katanya.

Sedangkan, untuk sopir yang mengendarai mobil tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit Assobirin. Ia menduga, insiden itu terjadi akibat sopir yang mengantuk.  Sang sopir pun dikabarkan kritis. 

“Sopirnya dibawa ke rumah sakit. Yang nabrak saya ga perhatiin danĀ  saya fokus sama tukang nasi goreng, tetapi di dalam mobil ada beberapa orang yang keluar dari pintu belakang,” tutur Anan.