Kabar Benteng

Tangerang Diguyur Hujan Hingga Februari

Wilayah Tangerang sejak Oktober mulai sering diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Badan Metrologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Tangerang memprediksi, kondisi ini akan terjadi hingga Februari 2021.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun BMKG Tangerang Urip Setiyono mengatakan, fenomena La Nina di Samudera Pasifik dapat berdampak pada anomali cuaca yang berujung pada bencana hidrometeorologi di Indonesia termasuk Tangerang.

Ia memaparkan, dampak La Nina bisa menyebabkan peningkatan frekuensi curah hujan. Anomali cuaca diperkirakan mulai mereda pada Januari hingga Februari 2021. Pada periode tersebut diperkirakan puncak musim hujan.

“Badai La Nina memang berpengaruh. Khususnya di Banten itu berpengaruh. Untuk badai dan petir kita akan berikan peringatan dini. Peringatan ini kita sebar ke berbagai media sosial dan grup WhatsApp yang kita miliki dimana tergabung berbagai elemen warga termasuk wartawan,” ujarnya, Selasa, (20/10/2020).

Dalam sepekan ke depan, Urip memperkirakan cuaca pagi hari berawan, kemudian sore berpotensi hujan sedang atau lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

“Suhu udara rata-rata mulai 22 hingga 33 derajat celcius. Dimana kelembaban udara berkisar 60 hingga 95 persen,” katanya.