Kabar Benteng

Tangcity Mal Minta Maaf Ditegur Pemkot Tangerang

Menjelang perayaan Idul Fitri 1442 H, Tangcity Mal di Kota Tangerang ‘meledak’ ramai didatangi pengunjung yang berbelanja. Kapasitas pengunjung di Tangcity Mal pun membeludak, sehingga rentan terjadi penularan COVID-19, Minggu (2/5/2021).

Humas Tangcity Mal Intan Amalia membantah, jika padatnya pengunjung melebihi kapasitas yang telah di tentukan Pemerintah Kota Tangerang. Dia menuturkan, kepadatan pengunjung saat akhir pekan ini kapasitasnya masih sesuai dengan aturan yang berlaku.  “Kapasitas kami 80 ribu orang, selama pandemi paling banyak 30 ribu orang. Para pengunjung pun wajib menggunakan masker dan juga menjaga jarak agar tidak berkerumun,” ujarnya.

Selama beroperasi pihaknya juga melakukan pemantauan ketat terhadap tenan dan serta para pengunjung yang masuk ke Tangcity Mal. Bahkan, ada tim pengawas yang melakukan pengawasan untuk mengingatkan penerapan protokol kesehatan. 

“Kita punya satgas COVID-19 yang melibatkan securtiy dan juga manajemen. Tugasnya untuk mengingatkan pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Petugas ini berada di seluruh lantai yang ada di Tangcity Mal,” katanya. 

Sejak di perbolehkan beroperasi, pihak manajemen juga mengingatkan seluruh tenan yang ada untuk tetap menerapkan prokes. Jika tidak, maka ada sanksi berupa penutupan sementara dan teguran. 

“Restoran siap saji juga kami atur, tidak boleh ada kerumunan dan juga harus mengatur jarak. Jika tidak ada maka, restoran tersebut kami tegur. Intinya, kami selaku pengelola Tangcity Mal akan patuhi aturan pemerintah,” pungkasnya.

Menanggapi sanksi teguran Pemerintah Kota Tangerang terkait temuan pelanggaran protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, manajemen Tangcity Mall menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Dalam mengakomodir kebutuhan pengunjung yang beriringan dengan upaya memutus mata rantai penyebaran pada prakteknya di luar ekspektasi manajemen.  VP Director Tangcity Superblock Norman Eka Saputra menerangkan, sejak awal pandemi COVID-19, manajemen sudah melakukan tindakan ‘antimainstream’ dengan pemberhentian sementara operasional mal selama dua bulan.  Selanjutnya, pembukaan mal dilakukan dengan syarat kapasitas 50% pengunjung dan pembentukan satgas COVID-19 gabungan dari pegawai manajemen hingga aparat demi penegakan protokol kesehatan 3M di area.

“Kami selaku manajemen meminta maaf jika upaya-upaya ini belum sesuai ekspektasi yang diharapkan. Semoga kejadian kemarin menjadi evaluasi untuk manajemen untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan dan penerapan protokol kesehatan,” ujar Norman Eka Saputra dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Norman Eka melanjutkan, jumlah pedagang Tangcity Mall masih jauh di bawah jumlah rata-rata pengunjung harian sebelum pandemi dan jumlah pengunjung saat ini hanya 40% dari peak saat Ramadan 2019.  Belum lagi antusiasme masyarakat meningkat sejak vaksinasi dirampungkan pada pertengahan Maret 2021 dan pembukaan bioskop Cinema XXI baru-baru ini. “Kami turut mengapresiasi seluruh tenant yang berhasil melewati masa-masa sulit selama setahun belakangan ini.

Pada prinsipnya kami akan patuh pada regulasi pemerintah karena sinergi ini akan melindungi kesehatan dan keselamatan bersama, termasuk pengunjung dan masyarakat Kota Tangerang pada umumnya,” ucap Norman Eka. “Terima kasih Pemerintah Kota Tangerang atas dukungan penuhnya dalam menggerakan ekonomi daerah di masa pandemi.

Semoga upaya kita bersama dapat memberikan hasil yang luar biasa,” pungkasnya.